Cara Menghapus History Chrome

Monday, May 28, 2012
Chrome adalah salah satu aplikasi browser milik si mbah google si raja search engine itu.Tampilannya sederhana tapi kemampuannya tidak sederhana alias bagus, cepet dan tidak banyak itu ini di bagian interfacenya. 
Jadi di awal perjalanan ketika kita ingin berselancar menyelami kedalaman dunia maya lewat si mbah google kita akan fokus tanpa terganggu dengan interface browser yang banyak menampilkan beragam gambar atau aplikasi lainnya. Dengan keadaan seperti itu tentu kita makin fokus untuk menjelajah berbagai situs baik itu untuk sekedar baca, download ataupun log in ke situs-situs menarik. Tanpa disadari setiap hari jejak kunjungan kita ke tiap situs direkam oleh chrome.Keuntungannya, ketika kita di kemudian hari ingin akses ke situs yang sama maka tinggal ketik satu kata saja yang berhubungan dengan situs itu, maka akan tampil riwayat (history) kunjungan kita lalu si mbah google dengan segera mengantarkannya.Tapi bagi sebagian orang yang tidak ingin diketahui jejak tentang apa yang dikunjungi dan dilakukan selama berselancar di dunia maya, ya harus dihapus riwayat (history) chrome setiap kali kita selesai browsing. Cara menghapus history browser chrome berbeda dengan browser lain seperti mozzila atau pun opera. Berikut caranya :
  • Buka Chrome
  • Tekan Ctrl+Shift+Delet bersamaan, maka akan muncul di new tab gambar seperti di bawah ini :

  • Kemudian atur waktu sejak kapan jejak kita yang ingin dihapus
  • Klik hapus data penjelajahan
  • Selesai
BACA SELENGKAPNYA...

Peserta PLPG 2012 Rayon 134 UNPAS Periode 2

Thursday, May 24, 2012
Pelaksanaan PLPG PLPG 2012 Rayon 134 UNPAS Periode 2 sudah ada nama peserta dan jadwalnya...silahkan cek per kabupaten di bawah ini :
Kab.Bandung Barat
Kab.Cianjur
Kab.Garut
Kab.Karawang
Kab. Majalengka
Kab. Purwakarta






BACA SELENGKAPNYA...

Peserta PLPG 2012 Rayon 134 UNPAS Periode 1

Thursday, May 17, 2012
Peserta PLPG 2012 rayon 134 UNPAS Peride 1 berasal dari :
  1. Kabupaten Bandung Barat
  2. Kabupaten Cianjur
  3. Kabupaten Subang
  4. Kabupaten Karawang
  5. Kabupaten Purwakarta
  6. Kabupaten Bogor
  7. Kabupaten Sukabumi
  8. Kabupaten Garut
  9. Kabupaten Majalengka
  10. Kota Cimahi
  11. Kota Bogor
  12. Kabupaten Sukabumi
Pelaksanaan dimulai tanggal 18-27 Mei. Untuk mengtahui daftar nama peserta silahkan unduh disini
BACA SELENGKAPNYA...

Mengubah File PDF ke Excel

Saturday, May 12, 2012
Ada dua cara untuk merubah file PDF ke Excel, yaitu :
  1. Dengan cara Ofline, maksudnya kita merubah file PDF ke Excel  tanpa terhubung ke jaringan internet, yaitu dengan terlebih dahulu menginstal software. Setelah terinstal baru kita bisa merubah file tersebut.
  2. Dengan cara online, yaitu merubah file PDF ke Excel tanpa menginstal software terlebih dahulu tapi dengan memanfaatkan jaringan internet yang ada.
Untuk cara yang pertama silahkan cari software yang paling baik hasil convertnya, kemudian instal dan langsung konvert filenya.
Berikut langkah-langkah merubah file PDF ke Excel tanpa menggunakan software, syaratnya harus terhubung ke jaringan internet (online) :
  • Silahkan klik situs convert disini. Maka akan tampil seperti di bawah ini :
  • Pilih berkas/file pdf yang akan dikonvert/dirubah
  • Masukan alamat email (nanti hasil konvert akan dikirim melalui alamat email)
  • Klik konvert to excel, maka akan tampil seperti di bawah ini :
  • Cek email. Lalu unduh hasilnya
  • Selesai. Sedangkan cara untuk merubah File Pdf ke Word silahkan baca DISINI
Silahkan baca juga trik lainnya Cara Cek Kemampuan Nootebook atau PC , Cara Menghapus History Chrome , Melihat Pengunjung Blog
                                                          ;;;;;;;Semoga bermanfaat;;;;;;;
BACA SELENGKAPNYA...

Tempat Pelaksanaan PLPG tahun 2012

Pelaksanaan PLPG tahun 2012 beserta tempat pelaksanaan LPTK penyelenggara dapat anda cek disini. Caranya :
1. Pilih nama provinsi
2. Pilih nama kabupaten
3. Pilih jenjang pendidikan
4. Cari nama dan lihat di kolom terakhir tempat penyelenggaranya
Slamat PLPG semoga lancar dan sukses...amin
BACA SELENGKAPNYA...

Model Pembelajaran Group Investigation

Wednesday, May 9, 2012

Model Pembelajaran Group Investigation
Model pembelajaran group investigation dirancang oleh Herbert Thelen, selanjutnya dikembangkan oleh oleh Sharan dan kawan-kawannya. Dibandingkan dengan model STAD dan Jigsaw, group investigation merupakan model pembelajaran yang lebih kompleks dan paling sulit dilaksanakan dalam pembelajaran kooperatif. Pada model group investigation, sejak awal siswa dilibatkan mulai dari tahap perencanaan baik dalam menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi. Dalam pelaksanaanya sesuai dengan tujuan model pembelajaran kooperatif, mempersyaratkan para siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam keterampilan proses kelompok. Pengelompokan siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil antara 5-6 orang dapat bersifat heterogen . Para siswa memilih topik yang ingin dipelajari, mengikuti/melakukan investigasi mendalam terhadap berbagai subtopik yang telah dipilih, kemudian menyiapkan dan menyajikan suatu laporan di depan kelas secara keseluruhan
Langkah-langkah pembelajarannya yaitu. :
a. Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen
b. Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok
c. Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi/tugas yang berbeda dari kelompok lain
d. Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif yang bersifat penemuan
e. Setelah selesai diskusi, juru bicara kelompok menyampaikanhasil pembahasan kelompok
f. Guru memberi penjelasan singkat dan sekaligus memberikan kesimpulan
g. Penutup.
BACA SELENGKAPNYA...

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw

Sunday, May 6, 2012
Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw dikembangkan oleh Eliot Aronson dan kemudian diadaptasi oleh Slavin dan kawan-kawannya. Seperti halnya pada Model STAD, pada model Jigsaw pun, kelas dibagi menjadi beberapa kelompok antara 4-5 orang anggotanya yang bersifat heterogen. Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks dan tiap siswa diberi tanggung jawab untuk mempelajari satu bagian dari bahan akademik tersebut. Para anggota dari berbagai kelompok/tim yang berbeda memiliki tanggung jawab untuk mempelajari satu bagian bahan akademik yang sama dan selanjutnya berkumpul untuk saling membantu mengkaji bahan tertsebut. Kelompok siswa yang dimaksud disebut kelompok ahli. Sesudah kelompok ahli berdiskusi dan menyelesaikan tugas, maka anggota dari  kelompok ahli  ini kembali ke kelompok awal untuk mengajar anggota lain dalam kelompok awal tersebut.
Langkah-langkah Pembelajarannya yaitu :
a. Siswa dikelompokkan menjadi beberapa kelompok heterogen antar 4-5 orang
b. Anggota dalam kelompok diberi bagian materi yang berbeda
c. Anggota dari Kelompok yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
d. Jika kelompok ahli selesai mendiskusikan tugasnya, maka anggota kelompok kembali ke kelompok awal untuk mengajar anggota lainnya dalam kelompok awal
e. Tiap kelompok/tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
f. Evaluasi
g. Kesimpulan/penutup
BACA SELENGKAPNYA...

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD


Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) adalah salah satu tipe dari model pembelajaran kooperatif. Model ini dikembangkan oleh Robert Slavin . Metode ini merupakan metode yang paling sederhana dalam pembelajaran kooperatif. Para siswa di dalam kelas dibagi menjadi beberapa kelompok atau tim masing-masing terdiri atas 4 atau 5 orang anggota kelompok yang bersifat heterogen . Tiap anggota kelompok menggunakan lembar kerja akademik dan kemudian saling membantu untuk menguasai bahan ajar melalui Tanya jawab atau diskusi antar sesama anggota kelompok.Kemudian dilakukan evaluasi oleh guru untuk mengetahui tingkat penguasaan mereka (baik individual maupun kelompok) terhadap bahan akademik yang telah dipelajari. Setiap siswa atau tim diberi skor atas penguasaannya terhadap bahan ajar, dan kepada siswa secara individual atau tim yang meraih prestasi tinggi atau memperoleh skorvsempurna diberi reinforcement.
Langkah-langkah pembelajaran STAD yaitu:
a. Membentuk kelompok heterogen antara 4-5 orang anggotanya
b. Guru menyajikan pelajaran
c. Guru memberi tugas
d. Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis, tidak dibolehkan siswa              saling membantu.
e. Memberi evaluasi
f. Kesimpulan
BACA SELENGKAPNYA...
 
 
 
 
Copyright © SHEV's Blog